Melakukan maintenance

Seperti halnya kendaraan pribadi Anda, entah itu sepeda motor ataupun mobil, website Anda pun ada kalanya perlu di-maintenance. Misalkan saja dengan melakukan pembaharuan, ataupun melakukan back-up data. Back-up data ini sangatlah penting, mengingat setiap website yang ada, tidak lepas dari potensi serangan para hacker. Saya pribadi pun pernah mengalami serangan hacker yang membuat blog saya tidak dapat diakses. Inilah yang menyebabkan pentingnya melakukan back-up secara pribadi melalui Cpanel ataupun halaman administrator pada WordPress. Meski, penyedia layanan hosting kita bisa membantu dalam hal ini, ada baiknya jika kita juga siap akan hal-hal buruk yang terjadi.

Meminta bantuan dari penyedia layanan

Setiap kali mengalami masalah, entah dalam melakukan setting tahap awal, hingga ketika layanan sudah berjalan, Anda memiliki hak untuk mendapatkan bantuan dari penyedia layanan. Untuk dapat memanfaatkan ini, Anda perlu membuka sebuah Tiket/Ticket. Tiket ini bisa berisikan pertanyaan seputar billing/pembayaran, hingga permasalahan yang sifatnya teknis seperti cara menginstall aplikasi dan laporan malfungsi pada website. Penyedia layanan web hosting yang memiliki reputasi yang baik, umumnya akan menjawab pertanyaan Anda dalam waktu yang cepat.

Meski begitu, ada pula penyedia layanan yang memberlakukan sistem prioritas berdasarkan level penggunanya. Pengguna yang menyewa paket hosting yang lebih mahal, umumnya akan mendapatkan prioritas terlebih dahulu dibandingkan paket yang standar. Setelah pertanyaan Anda selesai dan mendapatkan solusi, Anda bisa menutupnya. Tiket akan tertutup secara otomatis apabila tidak aktif selama beberapa hari. Demikian penjabaran tips tentang pembuatan website dalam hitungan menit.

Bisa dibilang, dengan membuat dan merawat website Anda sendiri, Anda bisa menghemat beberapa ratus bahkan jutaan rupiah setiap tahunnya. Karena paling tidak, Anda hanya memerlukan biaya tidak sampai Rp. 200.000,00 untuk biaya website Anda selama satu tahun dengan bantuan CMS seperti WordPress, Joomla, dan Drupal. Namun, bukan berarti CMS jauh lebih baik dibanding website yang dibuat secara manual. Ingat bahwa makanan instan bisa saja mengandung efek negatif. Sama halnya dengan CMS yang keamanannya tidak sebaik website yang dibuat dari nol. Untuk itulah, Anda bisa menginstall beberapa plugin yang membuat website Anda lebih aman. Paling tidak, CMS dapat memberikan Anda kemudahan dalam membuat website pribadi, tempat Anda mengaktualisasikan diri di dunia maya. Selamat berkreasi!