HP Lenovo Terbaru Baterai Besar untuk Sosmed dan Update Status Whatsapp

HP Lenovo Terbaru Baterai Besar untuk Sosmed dan Update Status WhatsappPasar makin memanas menjelang akhir April. Banjir produk smartphone dari beragam kelas semakin bervariasi. Mulai dari vendor lokal hingga global turut serta berkompetisi. Lenovo yang memang sedang jor-joran menggenjot penjualan di semua kelas pun tak tinggal diam. Setelah Lenovo Vibe X hadir di bulan lalu, kini sang adik (Vibe Z) merangsek pasar. Semakin riuhlah persaingan negara-negara Asia Timur di pasar ponsel tanah air. Menjadi tuan rumah di negeri orang lain, menjadi ungkapan yang tepat bila melihat banyaknya smartphone Tiongkok, Korea, Jepang, dan Taiwan yang lalu lalang di konter. Nyaris tak ada celah buat pemain lokal untuk tumbuh. Seandainya ada, hanya sebagai penonton, bukan pemain. Sebab komponen dan bahan baku utama ponsel lokal pun masih mayoritas dari Tiongkok. Bagusnya, persaingan juga memunculkan beberapa inovasi.

Baik di spesifkasi maupun di harga jual. Hal ini menjadi nilai positif buat konsumen untuk memilih. Teknologi menjadi semakin murah, sementara kebutuhan juga bertambah. Imbasnya, dominasi vendor mapan juga semakin tergerus. Karena masyarakat sudah semakin cerdas. Secerdas mereka yang menginginkan teknologi baru dengan harga terjangkau. Kembali ke Lenovo, produk Tiongkok ini rupanya menjadi momok buat kompetitor di pasar. Terbukti, akhir-akhir ini produk lansirannya semakin ramai dicari orang. Dari kelas bawah hingga kelas atas. Termasuk Vibe Z, ponsel kelas atas yang memiliki spek prosesor sepadan dengan Sony Xperia Z1 dan LG G2 yang memiliki banderol lebih mahal. Berminat? Sabar, ikuti kulikannya dulu ya.

Desain

Material yang tak kalah menarik diusung oleh Vibe Z. Punggung yang kesat dengan tekstur yang kasar membuatnya rekat di genggaman. Berbahan plastik memang, tapi paling tidak cukup kuat untuk menahan goncangan. Apalagi tulang di bagian tepi terlihat kokoh dan kuat. Kalau cuma benturan skala ringan bisa diredam ponsel ini. Pola siku kotak menjadi pilihan di eksterior. Warna pasaran diadopsi untuk memikat. Silver dan hitam menjadi pembalut bodi yang elegan. Lapisan cover depan ditutup kaca secara keseluruhan. Hitam riben disematkan, sehingga mencerminkan kemewahan.

Detil bodi terdapat tombol dan port di sekujur tubuh. Selasar kiri hanya dihuni oleh tombol volume sementara bagian kanan dihuni slot micro SIM lengkap dengan lubang penyungkilnya. Bergeser ke atas, tombol power dan jack audio 3.5 mm dihadirkan. Sedangkan di bawah, hanya tersedia lubang charger micro USB. Hasil jepretan kamera 13 MP mampu memberikan hasil yang tajam dan natural. 3 1 Tombol power dan port audio 3,5mm Uniknya, ada pada speaker dan kamera yang ada di bagian punggung ponsel. Lensa kamera, tak seperti kebanyakan lensa pada ponsel. Bentuknya kotak dan dilokalisir tepat berdampingan dengan lampu kilat. Di speaker, letaknya sedikit turun dengan rongga yang bisa dijadikan tempat untuk menyemburkan suara. Sayang, saat SINYAL memutar lagu suara musik sedikit teredam.

Layar

Bentang layar yang dimiliki tergolong lapang. Luas 5.5 inch menjadi lahan untuk mengeksekusi ftur. Kerapatan pixel-nya pun tajam dengan 401 ppi. Warna-warni yang direproduksi pun cemerlang dengan ketajaman warna hingga 16 juta. Menggunakan teknologi IPS LCD, visual yang dihasilkan pun jernih. Saat terpapar sinar matahari Pasar makin memanas menjelang akhir April. Banjir produk smartphone dari beragam kelas semakin bervariasi. Mulai dari vendor lokal hingga global turut serta berkompetisi. Lenovo yang memang sedang jor-joran menggenjot penjualan di semua kelas pun tak tinggal diam.

Setelah Lenovo Vibe X hadir di bulan lalu, kini sang adik (Vibe Z) merangsek pasar. Semakin riuhlah persaingan negara-negara Asia Timur di pasar ponsel tanah air. Menjadi tuan rumah di negeri orang lain, menjadi ungkapan yang tepat bila melihat banyaknya smartphone Tiongkok, Korea, Jepang, dan juga tetap nyaman. Gambar yang tersaji di layar bisa terlihat dengan jelas. Tinggal atur saja tingkat kecerahan bila memang guyuran cahaya terlampau kuat. Di tingkat responsivitas, layar yang dimiliki cukup cepat memberikan feedback saat di-tap dan ditutul. SINYAL merasakannya saat memainkan game ‘300’ yang berhasil diunduh dari Play Store. Sabetan pedang untuk membasmi musuh pun bisa tepat menghunus. Respon ini pun terbukti dengan efek multi sentuh yang memang bisa mengadopsi hingga 10 titik. Enaknya lagi, layarnya sudah terproteksi Corning Gorilla Glass 3. Mengujinya dengan benda tajam seperti gunting, kunci, dan logam menjadi ritual yang tak boleh dilewatkan. Hasilnya, layar tetap mulus tanpa goresan sedikitpun.

Antarmuka

Wajah dari Vibe Z memang khas. Lenovo sengaja memberikan sentuhan yang berbeda di antarmuka. Meski mengadopsi sistem operasi 4.3 Jelly Bean, bentuk bawaan Android sudah banyak diubah. Halaman utama bertindak pula sebagai peletakan menu utama. Tak ada akses menuju ke bagian menu, semua bisa dieksekusi di halaman yang bisa ditambah hingga 18 buah ini. Terdapat pula multiwindows di beberapa aplikasi. Membuka beberapa jendela sekaligus menjadi lebih mudah. Selain itu, di pengaturan, Lenovo juga membagi tiga kategori, ada Common, Feature, dan System. Ketiganya menjadikan pengguna lebih mudah memberi kustomisasi pada perangkat. Pada feature misalnya, Anda dibebaskan untuk mengaktifkan ftur-ftur spesial yang ada di Vibe Z. Di dalamnya terdapat Pocket Mode, Smart Answer, Smart Call, dan lainnya. Semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dalam mengoptimalkan Vibe Z.

Kinerja

Saat masuk ke bagian kinerja, SINYAL sedikit agak kecewa. Pasalnya, unit Lenovo Vibe Z yang SINYAL uji kerap kali melakukan restart sehingga cukup mengganggu. Terlepas dari itu, SINYAL bisa tersenyum ketika melihat perolehan skor saat mengujinya dengan software Tak percaya begitu saja, SINYAL melakukan aktivitas multitasking dengan aktivitas lumayan berat. Streaming dan gaming menjadi agenda untuk menjajal performanya. Nyaris tak ada lag berarti saat menggunakan Vibe Z. Pengadopsian prosesor Qualcomm Snapdragon 800, Quadcore 2.2 GHz Krait 400 menjadi pendongkrak kinerja. Segala aktivitas pun terasa ringan dikerjakan ponsel ini.

Kamera

Fitur kamera sudah menjadi parameter wajib untuk diuji. Dengan resolusi 13 MP ketajaman gambar tergolong mumpuni. Memotret di dalam ruang dengan guyuran cahaya neon bukan masalah. SINYAL menjepret dengan modus makro salah satu perangkat gadget Xbox. Detil gambar tetap bisa dimunculkan oleh lensa kameranya. Pindah ke kondisi outdoor, gambar semakin ciamik. Kombinasi langit dan gedung bisa terekam sempurna saat lembayung senja menjadi background-nya. Detil landscape kota pun bisa terlukis di frame yang SINYAL jepret. Foto menjadi lebih natural sehingga terlihat alami. Keandalan kamera Vibe Z tidak berhenti di situ saja. Fitur pendukung pun bisa dijadikan mesin edit yang baik untuk mengoprek gambar sampai ke tahap akhir. Variasi filter yang dimiliki pun cukup banyak. Otomatis menimbulkan efek khas. Ingin selfie, tidak perlu kuatir. Resolusi kamera depan pun juga menjanjikan. Ya, kepadatan pixel hingga 5 MP menjadi garansi foto yang diambil tajam. Bagaimana saat di kondisi low light? Sensor yang ada di tubuh ponsel mampu menangkap cahaya dengan peka. Berbagi foto ke jejaring sosial menjadi hal yang menyenangkan.

Musik

Kualitas bermusik tidak terlampau memuaskan. Suara tergolong kering sehingga cenderung cempreng. Kekuatan speaker belum memadai saat dipaksa ke volume tertinggi. Menyiasatinya pun bisa dilakukan dengan meraih handsfree bawaan yang ada paket penjualan. Tinggal colok saja di bagian tepi atas lubang audio 3.5 mm. Kualitas pun cukup signifikan terdongkrak. Bila ingin lebih meruang, silakan cari speaker aktif sebagai media untuk memuntahkan suara. SINYAL mencobanya dengan speaker yang cukup bertenaga. Makin apik suara yang dihasilkan