ADA RUMAH ADAT BATAK DI JERMAN

Rumah adat batak tertutup salju? Jangan heran, ini bukan foto hasil edit atau ada fenomena alam unik di tanah Sumatera. Ternyata, rumah adat batak ini memang bukan berada di Indonesia, melainkan berada di Jerman. Berada di sebuah taman di Kota Waperloh, negara bagian Niedersachsen, Jerman Utara, berdiri sebuah rumah adat batak kecil yang mirip dengan aslinya. Rumah adat yang sudah ada sejak tahun 1978 ini dibangun oleh seorang pastor asal Jerman. Pastor tersebut pernah bertugas di Indonesia dan terkesan dengan keindahan rumah tradisional Batak. Karena rasa kagum dan rindunya pada Sumatera Utara, ia pun mengusulkan gereja tempat ia bertugas di Waperloh untuk didesain dengan bentuk rumah tradisional asli Batak. Di dalam rumah adat ini terdapat berbagai koleksi kebudayaan Indonesia khususnya Batak. Kini rumah khas salah satu suku di Indonesia ini berfungsi sebagai museum dan menjadi objek wisata bagi masyarakat Jerman.

MUSEUM KHUSUS KARYA SENI MAHASISWA

Museum biasanya jadi tempat bagi barang-barang peninggalan sejarah atau barang antik. Tapi lain dengan museum di Hope College, Michigan Amerika Serikat ini. Museum ini khusus dibuat untuk karya seni generasi muda yang berkuliah di Hope College. Museum ini baru diresmikan tanggal 9 September 2015 lalu dan memiliki arsitektur yang unik. Bentuknya yang melengkung ternyata terinspirasi dari palet cat yang biasa digunakan oleh pelukis. Bagian dalam museum terbagi menjadi dua zona, yaitu zona publik dan zona pengajaran. Zona publik berfungsi sebagai tempat dipamerkannya karyakarya mahasiswa sedangkan zona pengajaran khusus untuk kegiatan akademis seperti kelas dan penelitian. Menarik!

JALAN SOEKARNO DI MAROKO

Jangan kaget kalau melihat papan nama jalan di Maroko ini. Ya, di sana tertulis Rue Soukarno atau yang berarti Jalan Soekarno. Ternyata, di balik pembuatan nama jalan yang menggunakan nama presiden pertama RI ini tersimpan sejarah yang menarik. Tahun 1955 silam, Soekarno menjadi salah satu penggagas terselenggaranya Konferensi Asia Afrika yang mengumpulkan negara-negara dunia ketiga. Setelah terselenggaranya KAA tersebut, Maroko mendapatkan kemerdekaannya dari Perancis dan Indonesia menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Maroko. Untuk menghargai jasa Soekarno tersebut, diberilah nama Jalan Soekarno di pusat kota Rabat. Sebaliknya, di Jakarta, ada jalan bernama Casablanca yang diambil dari salah satu tempat di Maroko.

Sebuah gedung ataupun bangunan yang dikhususkan untuk tempat wisata tentunya dilengkapi dengan sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. Untuk mendapatkan harga genset yang murah bisa membelinya di toko suplier resmi genset 750 Kva di Jakarta. Salah satu distributor resmi genset di Jakarta adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon di setiap pembelian unit barunya.