Tips untuk Calon Mama Baru

* Mencari informasi dan fakta-fakta dari sumber terpercaya agar momen awal merawat anak ini dapat dilalui dengan lancar.

* Pastikan input yang Mama dapatkan berupa saran-saran yang membawa Mama pada solusi dan bukan makin meningkatkan kecemasan sehingga yang muncul perilaku over protective tanpa dasar yang masuk akal.

* Belajar sejak dini dengan mengikuti kelas rawat bayi sejak hamil. Berkunjung ke teman atau saudara yang telah memiliki bayi juga akan sangat membantu membayangkan seperti apa kira-kira situasi yang akan dihadapi kelak.

* Relaksasi di usia kehamilan 8–9 bulan akan sangat dibutuhkan, karena pada saat proses melahirkan kadar stres mama meningkat sangat drastis yang menyebabkan terjadinya kelelahan baik fisik maupun mental.

* Proses recovery fisik pascapersalinan, apalagi jika ada kasuss-kasus khusus yang dialami saat persalinan, bukan tidak mungkin akan meningkatkan kecemasan Mama yang kemudian berdampak kekurangsiapan Mama dalam menyiapkan kepulangan bayi ke rumah.

* Sebaiknya buatlah kesepakatan-kesepakatan dengan pasangan dan anggota keluarga di rumah dari jauh-jauh hari.

* Bagilah peran dengan jelas berdasarkan 4 pertimbangan, yaitu waktu, energi, peran, dan keterampilan.

* Berdoa pada Tuhan, karena ketenangan dapat diperoleh ketika kita percaya bahwa semua ini dititipkan pada kita selaku orangtua karena Tuhan menilai kita mampu menjalankan amanah-Nya. Meminta pertolongan lewat doa adalah proses relaksasi yang sangat positif berdampak pada kondisi psikologis para orangtua.

Penyebab kondisi Mama yang drop saat punya bayi baru ternyata karena Mama merasa melakukan semuanya sendiri. Karena itulah dibutuhkan kerjasama dengan Papa agar Mama tidak capek sendirian dalam mengurus bayi. Sudah menjadi tugas berdua dalam hal mengurus bayi karena itu adalah buah hati mama dan papa berdua.

Dengan adanya kerjasama yang baik tentunya tugas dan tanggung jawab dapat menjadi ringan. Sehingga tidak ada yang merasa berat di salah satu pihak. Hal ini akan terus berlangsung sampai anak dewasa. Disaat anak menginjak usia sekolah alangkah baiknya untuk memberikannya keterampilan berbahasa asing. karena di waktu itulah masa emas otak untuk berkembang dan menerima segala sesuatu yang baru.

Tempat belajar bahasa Perancis terbaik di Jakarta adalah salah satunya. Dengan begitu anak dapat mengusai bahasa asing lain selain bahasa Inggris yang sudah mendunia.