Menjaring teknopreneur

Untuk menajamkan visinya membangun teknopreneur lewat kompetisinya ini, Indosat menerapkan strategi baru pada IWIC tahun ini: Crowdtiative. Crowdtiative adalah platform crowd funding yang dibesut oleh sister company Indosat di Singapura, Starhub. Crowd funding adalah sistem pendanaan yang dikumpulkan dari masyarakat. Masyarakat bisa memberikan sumbangan uang jika ia tertarik dengan ide yang ditawarkan di situs Crowdtiative.

Lewat dana yang terkumpul dari masyarakat itu, si empu­nya ide bisa memulai inisiatif yang telah mereka posting ke situs itu. Menurut Pras, strategi baru ini diterapkan agar para peserta IWIC bisa lebih serius memikirkan sisi bisnis dari ide dan aplikasi yang mereka ajukan di IWIC. “Pengalaman kami terhadap pemenang IWIC tahun lalu, mereka kaget ketika dihadapkan pada program mentoring yang ditawarkan oleh Founder Institute,” jelas Adrian.

Alasannya, mereka belum siap menjadi teknopreneur. Oleh karena itu, dengan memasukkan ide peserta ke Crowdtiative ini, Pras berharap para peserta bisa termotivasi untuk memikirkan kelangsungan ide dan aplikasi mereka lebih jauh. Untuk menjaring peserta yang lebih serius dengan punya semangat keberlanjutan terhadap ide inovasi mereka, Indosat juga menambah kategori lomba menjadi lomba ide dan lomba aplikasi. Untuk kategori aplikasi, Pras menjelaskan aplikasi yang diperlombakan boleh masih dalam tahap beta maupun alpha. Peserta, baik lomba ide maupun aplikasi, mengunggah proposal ide yang mereka punya lewat microsite IWIC 8 di iwic.indosat. com. IWIC 8 tahun ini, akan memperlombakan tiga kelompok ide inovasi dan aplikasi. Kelompok pertama adalah aplikasi yang terkait communication, lifestyle, dan education. Kelompok kedua, meliputi multimedia dan games. Kelompok terakhir mencakup utility, “segala aplikasi yang berkaitan dengan peralatan,” terang Anastania Budiman, CSR Manager Indosat. Ia juga menyebutkan bahwa di kompetisi IWIC 8 tahun ini, Indosat menyediakan hadiah dengan total ratusan juta rupiah dan puluhan gadget bagi para pemenang.

Bukan hanya itu, Indosat juga akan memperlombakan peserta dengan kategori khusus bagi para penyandang difabel. Untuk sosialisasi kepada peserta kategori khusus ini, Indosat bekerja sama dengan kartunet. Kartunet adalah komunitas difabel yang kreatif dan sangat aware dengan teknologi, seperti dijelaskan Adrian. Segmen ini dihadirkan karena Indosat melihat ada segmen pasar yang terselip dari hingar bingar aplikasi yang membanjiri pasar aplikasi smartphone. “Kaum difabel ini juga perlu aplikasi yang berguna untuk mereka,” tambah Pras.

Ekosistem berkesinambungan

Sebagai nurture platform, IWIC bukan hanya menggandeng Founder Institute sebagai pembimbing para pemenang mewujudkan ide mereka menjadi bisnis. Tapi juga menyediakan wadah yang berkelanjutan. Dalam strateginya, IWIC menjadi wadah untuk mengumpulkan ide­ide inovasi terbaik anak negeri. Setelah seleksi, ide inovasi terbaik ini akan ditempa dengan mentor­mentor bisnis teknologi terbaik. Jika berhasil, Indosat telah menyiapkan wadah untuk memberikan pembinaan lanjutan lewat inkubator mereka, Ideabox.

Startup atau perusahaan pemula yang masuk ke Ideabox akan mendapat sokongan dana dari Mountain SEA Ventures. Indosat pun tak segan untuk berinvestasi bagi mereka yang bisnisnya telah terbukti berkembang. Untuk pendanaan ini Indosat yang bekerja sama dengan Softbank. Dari kerjasama ini Pras mengaku, “Softbank mampu mengucurkan dana investasi hingga 500 M bagi startup yang memang benar­benar proven,” tuturnya.